Bukit Cinta Pepedan Hills

jojogan.com – Pepedan hills merupakan Bukit Cinta destinasi wisata yang baru di wilayah kabupaten Pangandaran, tempat wisata ini lagi hits terutama di kalangan para tukang jalan jalan yakni para anak muda yang selalu kepo dan mencari susana baru. Belum lagi peranan media sosial yang dewasa ini sudah bukan hal yang baru lagi didukung dengan teknologi yang semakin pesat menjadikan sesuatu hal yang baru juga cepat diketahui khalayak umum.

Keseruan di Bukit Cinta Pepedan Hills

Pepedan hills terdapat di dusun Pepedan, Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, berjarak kurang lebih 20 km atau jika ditempuh menggunakan kendaraan pribadi dapat di tempuh dengan waktu 45 menit. Alam yang asri dan masih natural menjadikan tempat ini wajib di masukan dalam agenda wisatawan saat berkunjung ke Pangandaran.

Aktivitas yang dapat wisatawan lakukan adalah selfi-selfi dengan view yang sangat bagus dari atas bukit yang kembentang hamparan perbukitan yang masih hijau khas Pangandaran juga dapat melihat lautan luas ke samudra hindia selain itu juga terdapat beberapa goa yang sangat cantik yaitu goa nyiruan (lebah) dan goa legok benda. Meskipun masih terbilang baru bukan berarti ada bingung dengan fasilitas di Pepedan hills untuk parkir dan fasilitas umum lainnya sudah memadai. Untuk tiket nya sendiri sekarang ini masih bersifat sukarela belum di patok berapa rupiah.

Aktivitas lain di Pepedan Hills

Bagi kalian yang mau berkunjung kesini baiknya mengkombinasikan wisata Pepedan Hills dengan River Tubing Goalanang karena dua lokasi tersebut tidak berjauhan dan juga liburan kalian di jamin lebih seru karena setelah asik berain ari kalian langsung menikmati hidangan Nasi lwet sambil duduk manis menikmati pemandangan.

Marketing Body Rafting Jojogan Alamat : Jl. Sukamanah Ds. Cintaratu Kec. Parigi Kab. Pangandaran Call/WA : 0812-2426-1101 Website : www.jojogan.com

Pantai Batu Hiu

jojogan.com – Pantai Batu Hiu berawal dari sebuah cerita rakyat dimana di pantai tersebut terdapat sebuah karang yang menghadap ke daratan menyerupai ikan hiu yang sedang menganga, di pantai Batu Hiu terdapat sebuah bukit dimana dari bukit tersebut kita dapat dengan leluasa meilhat deburan ombak dan lautan yang luas membentang yang termasuk ke Samudera Hindia, bukit yang terjal namun sangat cocok untuk bersantai, menikmati keindahan alam.

Lokasi Pantai Batu Hiu

Pantai Batu Hiu sendiri berada di sebelah barat dari pantai Pangandaran jarak dari pangandaran ke Batu Hiu sekitar 14 Km. Pantai Batu hiu terdapat di desa Ciliang, Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran. Kurang lengkap rasanya kalau kita berkunjung ke Pangandaran harus melewatkan pantai yang satu ini.

Transpotasi

Transportasi yang digunakan untuk dapat mencapai pantai Batu Hiu dari Pangandaran yaitu menggunakan jalur darat, wisatawan dapat menggunakan bus atau angkot jurusan Cijulang, Cigugur Legok Jawa Turun di pertigaan batu hiu dan dapat dilanjutkan menggunakan ojeg. Untuk wisatawan yang menggunakan kendaraan pribadi dari pangandaran kearah parigi setelah pasar cibenda kira-kira 2 Km.

Aktivitas di Pantai Batu Hiu

Selain menikmati keindahan pantai juga dapat swafoto di atas bukit atau bercengkrama di atas rumput bisa juga menyewa tikar untuk alas duduk hanya di Pantai Batu Hiu tidak di perkenankan berenang karena arusnya yang kuat terdapat kios-kios yang meyediakan berbagai macam oleh-oleh khas Pantai dari mulai kaos pantai, hingga es kelapa muda yang pastinya memiliki rasa yang berbeda ketika kita menikmatinya di pinggir pantai.

Pantai Madasari Indah dan Menawan

jojogan.comPantai Madasari merupakan pantai yang masih asri dan alami, masih banyak orang yang belum mengetahui bagaimana indahnya pantai ini dan bagaimana untuk mencapai kesana. Mengulas sedikit tentang pantai ini, pantai ini juga memiliki bahasa lain yaitu pantai Bulben atau Bulak Benda. Pantai yang masih belum tersentuh sepenuhnya oleh pembangunan ini tidak membuat pantai sepi pengunjung.

Pantai Madasari terletak Desa Masawah, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran. Untuk saat ini pantai Madasari masih di dominasi oleh wisatawan lokal meski kadang wisatawan luar daerah punsudah mulai berdatangan terutama di akhir pekan dan hari libur nasional.  Aktivitas yang dilakukan di pantai ini meliputi bermain air di tepi pantai, bermain sepak bola pantai, berselfi ria, memancing, bakar-bakar ikan dan yang paling favorit adalah untuk kamping di tepi pantai. Dari Pangandaran Pantai ini dapat ditempuh dengan aktu 45 menit menggunakan kendaraan pribadi, Rutenya adalah

Rutenya: Dari Pangandaran menuju ke arah Cimerak, melewati objek wisata Pantai Batu Hiu dan Green Canyon. Dari Cimerak kemudian lurus ke Legokjawa, belok kiri ke Bulakbenda dan sampai di Madasari.

Atau bisa juga dari Cimerak bisa langsung belok kiri ke desa Masawah terus ke Bulak benda dan sampai Madasari. Namun, disarankan, anda ambil jalur Legok Jawa karena di jalan sepanjang perjalanan, anda akan disuguhi dengan pemandangan yang sangat indah.

 

Bila menggunakan kendaraan Jarak dari Pantai Batu Karas ke Pantai Madasari adalah sekitar 18,5 km atau menempuh waktu sekitar 30 menit.

Bisa juga dengan berjalan kaki, karena terdapat jalan setapak yang menghubungkan kedua pantai. Namun cukup jauh.  Jaraknya sekitar 13 km atau atau menempuh waktu 2 jam 40 menit.

 

Cagar alam pangandaran

jojogan.com – Keindahan Pantai Pangandaran tentunya sudah tidak asing lagi untuk kita terutama yang berada di daerah Jawa Barat, tetapi mungkin Wisatawan tidak tahu bahwa di daerah Wisata Pangandaran tidak melulu hanya tentang pantai, satu dari sekian tempat wisata di kawasan pantai Pangandaran yaitu hutan lindung Cagar Alam Pangandaran.

Memasuki sebuah kawasan wisata hutan lindung dengan aneka ragam flora dan fauna, keaneka ragaman hayati dipadu dengan semilir angin pantai, suara deburan ombak dan nyanyian khas binatang hutan akan membawa suasan hati kita tenang tentram dan damai, warna hijau rimbunnya semak belukar mencerminkan betapa suburnya tanah hutan cagar alam pangandaran .

Satu dari sekian kelebihan yang dimiliki pantai pangandaran adalah taman wisata hutan lindung yang letaknya diantara dua pantai yaitu pantai timur dan barat sehingga memungkinkan wisatawan melihat matahari terbit dan tenggelam. Disamping itu wisatawan bisa melihat indahnya goa-goa alam dengan stalaktit dan stalakmitnya seperti : Goa Lanang, Goa Rengganis, Goa Sumur Mudal, dan Goa Miring. Disbut Goa Lanang karena didalamnya terdapat bantuan endapan yang berbentuk seperti kemaluan laki-laki. Disebut goa Rengganis, karena disana terdapat sumber mata air jernih dan tawar yang konon dahulunya menjadi tempat Dewi Rengganis mandi ketika abad kerajaan Sunda yang berpusat di Ciawi Ciamis. Barangsiapa yang mandi atau mengusap muka, konon akan segera mendapatkan jodoh (ini hanya sekadar dogeng) dan yang mengagumkan serta lucunya tingkah laku monyet dan cantiknya rusa yang bisa wisatawan lihat disemak dan area sekitar cagar alam.

Dilihat dari sejarahnya Cagar Alam Pangandaran dahulunya merupakan  Kawasan Konservasi Sumber Daya Alam Pangandaran semula merupakan tempat perladangan penduduk. Tahun 1922, ketika Y. Eycken menjabat Residen Priangan, diusulkan menjadi Taman Buru. Pada waktu itu dilepaskan seekor Banteng, 3 ekor Sapi Betina dan beberapa ekor rusa. Karena memiliki keanekaragam satwa yang unik dan khas serta perlu dijaga habitat dan kelangsungan hidupnya maka pada tahun 1934, status kawasan tersebut diubah menjadi Suaka Margasatwa dengan luas 530 ha. Tahun 1961, setelah ditemukan bunga Raflesia Fatma yang langka, statusnya diubah lagi menjadi Cagar Alam. Dengan semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat akan tempat rekreasi, maka pada tahun 1978, sebagian kawasan tersebut (37,70 ha) dijadikan Taman Wisata. Pada tahun 1990 dikukuhkan kawasan perairan di sekitarnya sebagai Cagar Alam Laut (470 ha), sehingga luas seluruhnya menjadi 1.000 ha.

 Jenis pohon yang penyebarannya paling tinggi di cagar alam Pananjung Pangandaran adalah Andong, kemudian jenis lain yang cukup dominan adalah Laban. Sedangkan jenis pohon yang penyebarannya sangat minim di lokasi tersebut antara lain yaitu: Walikukun, Kelepu, Teureup, Menteng, Beringin, Walen, Jamura, Ki Huut, Renghas, dan Pulus. Selain pohon tersebut, terdapat beberapa jenis pohon introduksi di cagar alam ini seperti Salam, Jati, dan Huni yang tumbuh secara alami. Keberadaan pohon jati di lokasi, diperkirakan karena terjadi ekspansi pohon jati dari Taman Wisata Alam Pangandaran (TWAP) menuju cagar alam Pananjung Pangandaran dan apabila dilihat sejarah cagar alam ini, sekitar kurang lebih 70 tahun lalu di dalam kawasan ini terdapat pemukiman penduduk, sehingga ada kemungkinan bahwa pohon jati sengaja ditanam oleh penduduk yang tinggal di kawasan tersebut.

Untuk Dapat Menikmati TWA Pangandaran wisatawan dapat melalui pintu masuk pantai timur dan barat, tetapi bagi wisatawan yang ingin memiliki perjalanan yang lebih menarik bisa menggunakan perahu pesiar yang ada di sekitar pantai barat dan timur. Kelebihan yang dimiliki TWA Pangandaran adalah memliki pasir putih yang tidah dijumpai di destinasi wisata lain di Pangandaran, memiliki taman wisata air dimana wisatawan dapat melakukan snorkeling, watersport, memancing dan berkeliling menggunakan perahu pesiar.

Green Canyon Pangandaran

jojogan.com – Nama Green Canyon melekat setelah seorang turis asal prancis yang berkunjung pada tahun 1993 melihat keindahan Green Canyon dimana airnya berwarna hijau tosca dan di apit dengan dinding-dinding yang di hiasi stalaktit dan stalakmitnya, pada mula nya nama Green Canyon adalah Cukang Taneuh atau jembatan tanah dimana di atas sungai Green Canyon terdapat sebuah jembatan yang menghubungkan permukiman warga ke sawah dan ladang mereka. Green Canyon sendiri merupakan sebuah aliran sungai Cijulang yang mana dihulu sungai juga telah di buka tempat wisata Body Rafting, seperti Ciwayang Body Rafing, Goa Lanang Body Rafting dan Goa Sinjang Lawang dimana setiap tempat wisata memiliki keuinikan tersendiri.

Green Canyon Indonesia terletak di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, Pangandaran, Jawa Barat. Dari Pangandaran berjarak sekitar 31 km. Di dekat objek wisata ini terdapat objek wisata Batu Karas serta Lapangan Terbang Nusawiru. Untuk dapat mencapai wisata Cukang Taneuh wisatawan harus berangkat menyusuri sungai dari dermaga Ciseureuh karena tidak ada kendaran darat yang masuk kesana. Kemudian melanjutkan perjalanan dengan menggunakan perahu yang banyak tersedia di sana. Perjalanan menggunakan perahu dari dermaga ke lokasi Green Canyon dapat di tempuh dengan waktu 30-45 menit yang memiliki Jarak antara dermaga dengan lokasi Green Canyon sekitar 3 km. Sepanjang perjalanan kesana wisatawan akan di suguhkan Pemandangan alam yang tidak di jumpai ditempat wisata lain di Pangandaran pohon yang rindang, besar dan banyak pohon condong ke atas sungai. Adakalanya apabila wisatawan beruntung dapat menyaksikan satwa alam yang terdapat disana seperti Monyet dan Biawak.

Ketika perahu wisatawan memasuki sungai yang menyempit berarti perjalanan sudah sampai di mulut Green Canyon ditwisatawani dengan dinding batu di kanan dan kiri perahu akan berswisatawanr di sebuah dermaga batu, disinilah titik awal untuk menyusuri keindahan alam objek wisata dimulai. Bagi wisatawan yang berenang disediakan rompi pelampung, ban dan pemandu agar perjalanan wisatawan aman dan nyaman. Perjalanan akan terus berada dalam cekungan dinding terjal di kanan kiri aliran sungai. Dinding-dinding untuk menyajikan keindahan tersendiri, yang paling unik berbentuk menyerupai sebuah payung dan pengunjung dapat menguji adrenalin terjun dari batu payung. Selain itu di bagian atas beberapa kali pengunjung akan melewati stalaktit-stalaktit yang masih dialiri tetesan air tanah. Setelah beberapa ratus meter berenang, akan terlihat beberapa air terjun kecil di bagian kiri kanan yang begitu menawan. Jika diteruskan berenang maka pengunjung akan sampai pada ujung jalan, di mana terdapat gua yang dihuni oleh banyak kelelawar.

Kepada wisatawan yang ingin bekunjung ke sana perlu diketahui bahwa berkunjunglah ke Green Canyong Pada saat musim kemarau, karena saat musim kemarau debit air normal dan warna air hijau tosca sehingga kunjungan wisatawan mendapatkan view yang sempurna untuk melakukan hunting Photo dan melakukan body rafting, sebalikna ketika wisatawan datang di musim hujan warna air sungai menjadi cokelat dan meningkatnya debit air.

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Green Canyon menggunakan kendaraan umum dari arah Pangandaran dapat naik bus jurusan Cijulang/Cimanuk, Bagi rombongan wisatawan yang menggunakan Bus Pariwisata tidak perlu khawatir untuk semua jenis Bus karena akses jalan menuju lokasi lebar meskipun ada beberapa titik jalan rusak, Bus Pariwisata di parkir area lokasi dermaga Ciseureuh di tempat tersebut juga wisatawan dapat membeli oleh-oleh khas Green Canyon.

Kelebihan Green Canyon

Wisata Green Canyon terbilang komplit karena selain wisata Body Rafting Green Canyon juga wisata perahu yang dapat di jumpai di tempat wisata lainnya. Bagi wisatawan yang hobi photographer Green Canyon bagus di gunakan sebagai tempat hunting photo. Green Canyon juga terdapat wahana flying fox yang tidak akan wisatawan jumpai di tempat lain.

Wisata Batu Lawang

Sahabat Wisata,

Kali ini kita akan membahas tempat wisata baru yang baru di launching bertepatan dengan lebaran tahun 2016, tempat wisata inimasih alami dan dinilai virgin jadi jangan heran jika akses menuju kesana dari jalan raya belum 100% selesai tetapi meskipun begitu akses jalan kesana sudah aman dilalui. Objek wisata ini memang masih bertemakan wisata sungai yang lagi hits-hitsnya dijadikan tujuan wisata oleh anak muda.

Jika wisatawan berkunjung kesana susana pedesaan sangat terasa, belum banyaknya bangunan-bangunan permanen sehingga suasana asri dengan kicauan burung dan berbagai jenis pepohonan dapat kita jumpai disana. Batu Lawang merupakan wisata sungai Cijulang air yang mengalir dari Goa Lanang dan Sinjang Lawang bermuara dan masuk ke sungai Cijulang, objek wisata ini berada di Dusun Cikadu, Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.

Di wisata Batu Lawang ini wisatawan akan menemukan aliran sungai yang mengalir masuk kesela-sela batu yang berdiri di tepi sungai sehingga nampak seperti sebuah Pintu atau Lawang. wisatawan dapat berenang kedalam goa tersebut ataupun Body Rafting atau menggunakan Rakit istilah kerennya Rakit Rafting. Pengalaman pertama saya berkunjung kesana dan melakukan Rakit Rafting sungguh sangat mengesankan karena jelas Rakit Rafting ini masih hal yang baru belum ada yang mengembangkan sejauh ini di Pangandaran.

Perjalanan dari Pangandaran ke Obwis Batu Lawang memakan waktu kurang lebih 1 jam 15 menit ke arah Santirah atau Jojogan setelah kita sampai di perempatan Sukamanah Desa Cintaratu ambil jalan lurus sampai menemukan pertigaan dekat lapangan sepak bola, ambil kanan lurus sampai menemukan SDN 4 Selasari anda akan menjumpai pertigaan dan belok ke kanan lurus sampai jalan menanjak melewati bukit setelah turunan anda akan menemukan pertigaan kecil. Parkir di area tersebut di lanjutkan dengan menggunakan sepeda motor yang telah disediakan oleh obwis Batu Lawang.

Kelebihan Obwis Batu Lawang

Memiliki spot yang lengkap untuk wisata air sungai disamping dapat di gunakan sebagai tempat wisata Body Rafting juga dapat di gunakan untuk Rakit Rafting yang dijamin keseruannya akan sangat berbeda dan unik dari tempat wisata yang lain.

Trek dari jalan raya ke tempat informasi wisata melewati jalan setapak yang dapat di lalui oleh motor dengan gaya semi trail yang akan menantang jiwa adrenalin anda.

Marketing Body Rafting Jojogan

Alamat : Jl. Sukamanah Ds. Cintaratu Kec. Parigi Kab. Pangandaran Call/WA : 0812-2426-1101

Website : www.jojogan.com

Goa Lanang

Goa Lanang berawal dari sejarah Prabu Anggalarang mendapat julukan sebagai pangeran lanang yang berada di dusun cikawung, desa selasari, kecamatan Parigi, Pangandaran. Dia kemudian memilih goa untuk dijadikan sebagai tempat untuk pemerintahannya. Maka dari itulah, sampai sekarang goa tersebut disebut dengan sebutan goa lanang. Sesuai dengan letak geografis lingkup kekuasaan Kerajaan Pananjung pada waktu itu adalah sekitar kota Pangandaran saat ini dan sebelah barat dayanya. Karena kerajaannya sudah tidak ada, maka kini lokasi yang dulu menjadi keraton kini dijadikan sebagai salah satu lokasi wisata sejarah yang sangat unik dan menarik. Apalagi untuk bisa menikmati keindahan dalam goanya bisa dilakukan dengan menggunakan body rafting atau River tubing.

Disebut juga goa lanang karena didalamnya terdapat batuan endapan yang berbentuk seperti alat vital laki-laki. Keunikan dari Goa Lanang lainnya adalah wisatawan dapat menulusuri goa sepanjang 360 meter serta dapat berphoto ria didalam goa untuk sekedar napak tilas sejarah yang telah terjadi di Goa Lanang. Sebelum rafting di mulai, barang-barang bawaan seperti baju ganti dan lainnya dapat di simpan di tempat penitipan dan dapat di ambil di finish point. Kalau ingin membawa kamera, dompet dan handphone bisa wisatawan simpan di dalam dry bag yang disediakan oleh Guide rafting. Untuk memulai body rafting di Goa Lanang pengunjung di tantang untuk terjun ke sungai dri ketinggian 10 meter dilajutkan dengan menelusuri sungai yang membelah hutan sekitar Goa Lanang dengan durasi 2-3 jam sampai goa. Setelah selesai melaksanakan body rafting pengunjung akan menikmati suasana berjalan di hutan yang masih alami  dan dilanjutkan perjalanan ke titik awal star, sesampainya disana pengunjung akan beristrahat di saung lesehan yang telah di sediakan sambil menyantap menu nasi Liwet. Seperti halnya objek wisata yang baru di buka bukan berarti Goa Lanang pun sudah memiliki fasilitas yang mumpuni untuk memanjakan pengunjung yang datang.

Untuk dapat menikmati wisata Goa Lanang dapat menempuh perjalanan 1,5 jam start dari Pangandaran kearah barat, sepanjang perjalanan menuju tempat wisata pengunjung akan di suguhkan Pemandangan pedesaan dan hamparan sawah di sekeliling lokasi. Apabila wisatawan menggunakan kendaraan pribadi atau  rombongan dengan ukuran Bus Medium tidak ada masalah untuk sampai disana tetapi apabila wisatawan menggunakan Big Bus tidak dapat masuk kesana karena kondisi jalan yang berliku-liku dan kecil sebaiknya wisatawan menggunakan jasa angkot yang banyak parkir di terminal Pangandaran. Jika menggunakan kendaraan umum dari Pangandaran wisatawan naik bus jurusan Cijulang atau Cigugur berhenti di Panyingkiran Cibenda dilanjutkan dengan ojeg.

Kelebihan Goal Lanang

Goa Lanang tidak hanya memiliki keindahan alam yang di padukan dengan sungai dan cerita Prabu Anggalarang saja, akan tetapi wisatawan akan dikenalkan dengan fauna yang ada disana misalnya kelelawar yang banyak bergelantungan di dinding-dinding goa saking banyaknya orang sekitar menyebutnya dengan kerajaan kelelawar. Tidak sampai di situ ketika musim menggarap sawah wisatawan akan dikenalkan bagaimana menanam padi, meliat petani membajak sawah bahkan wisatawan bisa main lumpur bersama.

Santirah River Tubing

jojogan.com – Berkunjung ke Pangandaran sekarang ini tidak hanya berkunjung ke pantainya saja, misalkan: wisata Pantai Pangandaran, wisata Pantai Batu Karas, wisata Pantai Batu Hitu dan beberapa nama pantai lainnya. Diresmikan pada tanggal 25 Oktober 2012 Pangandaran telah menjadi daerah Otonom baru hasil pemekaran dari Kabupaten Ciamis, dengan adanya pemekaran tersebut maka Kabupaten baru Pangandaran mempersiapkan diri sebagai kabupaten yang memajukan bidang pariwisatanya, sejak saat itu maka banyak dibuka tempat wisata baru diantaranya Pantai Madasari, Margacinta Body Rafting, Goa Lanang, Goa Sutra Reregan, Wonder Hill Jojogan, Green Santirah dan lain sebagainya.

Santirah atau yang lebih dikenal dengan nama Green Santirah merupakan objek wisata baru yang ada di Pangandaran, tetapi meskipun baru bukan berarti santirah sepi pengunjung Semenjak dipopulerkan pada bulan Maret 2014 Sungai Santirah telah banyak dikunjungi oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Sungai Santirah yang terletak di Desa Wisata Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran ini merupakan Objek Wisata yang dibuka oleh Pemuda Karang Taruna dan warga disekitar Desa Wisata Selasari. Bila wisatawan kurang berani dengan arus sungai Green Canyon yang deras maka Paket Santirah Body Rafting dapat menjadi solusinya. Selain lebih aman dari segi arus sungai, Pemandangan yang disuguhkan pun tidak kalah asri. Terlebih dengan ditambah hamparan sawah yang hijau semakin menambah keasrian tempat wisata ini.

Ketika ada pengunjung berpikir untuk pergi ke Santirah yang berstatus sebagai wisata baru tentunya yang mereka khawatirkan adalah fasilitas. Pengunjung tidak perlu khawatir Santirah telah memliki banyak fasilitas diantaranya : paket body rafting dengan makan siang nasi liwet, disediakan air mineral, asuransi selama berpetualang di Santirah, ban pelampung (river tubing), rompi pelampung, dry bag, P3K dan pemandu professional. Pengunjung dapat menikmati body rafting dengan track 2 Km dapat di tempuh selama 2-3 jam wisata ini tidak akan membosankan karena meyusuri sungai yang memasuki 2 gua alam dan keasrian alam pedesaan.

Green Santirah berada di sebelah barat Pangandaran jarak dari Pangandaran sendiri 30 Km. Untuk dapat mencapai lokasi wisata Santirah, ada sejumlah akses yang dapat dilalui jika menggunakan kendaraan pribadi atau rombongan (Mini Bus, Bus Pariwisata Medium) dari arah Green Canyon dapat menggunakan jalur Cigugur, lalu dari Panyingkiran Cibenda belok kiri ke arah Bontos. Jika dari arah Pangandaran Setelah wisatawan memasuki jalur Desa Bojong Citumang wisatawan tinggal hanya perlu lurus dari persimpangan Green Valley Citumang menuju arah Desa Delasari. Adapun jika menggunakan kendaraan umum jurusan Cijulang atau Cigugur berhenti di Panyingkiran Cibenda dilanjutkan dengan ojeg.

Kelebihan Green Santirah

Green Santirah yang berada di kawasan Desa Wisata Selasari menjadi alternatif bila Green Canyon dan Green Valley sedang terjadi banjir. Biasanya bila dikedua tempat tadi banjir, di Sungai Santirah tidak terjadi banjir karena memang lokasinya yang lebih Hulu. Pada paket body rafting di Green Santirah juga menawarkan dengan paket makannya yaitu nasi Liwet khas sunda tetapi ada yang unik karena selain nasi liwet pengunjung juga dapat mencicipi menu lain seperti Pindang Gunung dan Jus Honje yang merupakan makanan khas dari Green Santirah. Bedanya Santirah dengan yang lain adalah sungai di santirah memiliki beberapa air terjun yang ketika wisatawan melakukan body rafting sesekali wisatawan akan di guyur dengan air terjun tersebut.

Jojogan Wisata Terpadu

jojogan.com – Tempat wisata ini tidak hanya menawarkan satu wisata saja, melainkan memiliki beberapa spot wisata dalam satu ruang lingkup, yaitu wisata alam Jojogan atau lebih dikenal dengan nama Wonder Hill Jojogan.

Jojogan Sendiri berada Dusun Gunung Tiga Desa Citaratu Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran. Jika berangkat dari Pangandaran ke arah barat, arah Batu Hiu, Green Canyon, Santirah, Citumang Goalanang dan Batukaras. Membutuhkan perjalanan sekitar 45 menit dengan jarak 24 KM.

Jojogan memang belum lama di buka, di gagas oleh Karang Taruna desa Cintaratu yang ingin memajukan tempat yang potensial sebagai tempat wisata tetapi buka berarti Jojogan masih minim fasilitas dan kelengkapan pendukung tempat wisata tersebut bahkan bagi wisatawan yang ingin bermalam disana sudah ada homestay. Jojogan telah berkembang pesat terutama dalam pembangunan karena hampir setiap hari dikunjungi wisatawan.

Wonder Hill Jojogan Menawarkan :

  • Kemping di perbukitan
  • Melihat koleksi bunga anggrek di taman farikota
  • Panorama dan mengabadikan moment dengan berpoto

http://www.jojogan.com/wp-content/uploads/2016/06/Plang-1.jpg

http://www.jojogan.com/wp-content/uploads/2016/06/jojogan.jpg

  • Full body rafting Jojogan
  • Jeef offroad adventure.
  • Turun tebing di goa lalay

 

Fasilitas :

  • Tiket masuk
  • Peralatan body rafting
  • Rompi pelampung
  • Ban
  • Senter di kepala dan
  • Helm untuk mudah perjalanan Anda di gua.
  • Anda ingin membawa beberapa barang-barang seperti handphone, kamera, dll disediakan dry bag oleh penyedia Body Rafting Goa Lanang

Catatan :

  1. Kami dapat menjemput anda dari hotel tempat anda menginap.
  2. Kami menyediakan rental mobil dan siap menjemput dari terminal/agen bus.
  3. Paket ini minimal untuk 20 orang, jika kurang silahkan hubungi kami.

 

Call/SMS : 0812-2426-1101

BBM : 518E08DE

WA : 0899-7968-153